Sepertinya hal itulah yg sulit di hilangkan dari diri manusia, orang
rela membunuh karena egoisnya, orang rela menyakiti karena egoisnya,
dan orang rela melakukan apa saja demi sifat egoisnya, bahkan teman pun
bisa melupakan temannya karena sifat egoisnya..
Egois adalah sifat yang tumbuh alami dari dalam diri
manusia. Ya, benar benar alami sampai manusia tidak menyadari kehadiran
sifat egois itu sendiri. Dan sampai sekarang pun belum ada obat yang
bisa menghilangkan sifat egoisme dari dalam diri manusia. Menurut saya
orang pasti pernah bertindak egois, baik secara sadar maupun tidak
sadar..
Memang benar kata filsafat kuno yang
menyebutkan, musuh terbesar adalah diri sendiri.
Karena bisa di lihat,
dalam diri manusia terdapat sifat sifat yang buruk. Amarah, dendam,
benci adalah contoh sifat manusia yang buruk. Begitu juga dengan egois..
Maka sebenarnya mau tidak mau kita secara
tidak langsung juga berperang melawan diri sendiri. Berperang melawan
sifat sifat buruk yang timbul secara alami di dalam diri kita. Mungkin
hanya kebesaran iman kita lah yang mampu melawan semua itu, dan menurut
saya, iman kita lah sebenarnya obat untuk melawan egoisme itu sendiri..
Orang yang menyadari jika ia telah bertindak
egois adalah orang yang menurut saya orang yang benar, mengapa saya
tidak bilang orang yang baik??, karena sebenarnya semua manusia adalah
orang yang baik, namun baik itu bisa hilang karena seiring berjalannya
kehidupan dan terpengaruhnya sifat sifat buruk. Jadi saya mengatakan
benar, karena benar adalah sebuah tindakan, dan menyadari telah
bertindak egois adalah suatu kebenaran. Namun jika sudah menyadari dan
tidak mau merubahnya, itu saya sebut egois akut, karena sudah tau egois
tapi ia masih dengan sombongnya berbuat egois..
Saya mengutip kata kata dari Sophocles seorang dramawan dari yunani. “Dari begitu banyak hal hal yang menakjubkan di dunia ini, tiada yang lebih mengherankan daripada manusia”..Src

hehehe XD
BalasHapus